Selasa, 09 Mei 2017 11:58 WIB

Ahok dan Buni Yani Bertengger di Puncak Trending Topic

Fino Yurio Kristo - detikInet
Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) saat mengikuti sidang vonis. Foto: Pool/Sigid Kurniawan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) saat mengikuti sidang vonis. Foto: Pool/Sigid Kurniawan
Jakarta - Seusai divonis 2 tahun penjara oleh majelis hakim, nama Ahok langsung melesat di daftar puncak trending topic Twitter Indonesia. Artinya, sosok Ahok paling banyak dibicarakan di situs mikroblogging itu.

Dan selain di Twitter, banyak juga yang membahas soal Ahok di Facebook. Nah di Twitter, bertengger di posisi kedua adalah nama Buni Yani.

Buni Yani ikut terangkat di Twitter karena dia dianggap jadi salah satu sosok yang berperan menyeret Ahok ke meja hijau.

Saat ini, tweet soal Ahok sudah menembus angka 100 ribu. Kembali pro dan kontra sengit mewarnai Twitter, membahas vonis 2 tahun yang diterima Ahok.
Ahok dan Buni Yani Bertengger di Puncak Trending TopicFoto: istimewa

"As much as I dislike Pak Ahok's arrogance and political policies, he doesn't deserve jail time," tulis seorang netizen dalam bahasa Inggris.

"Alhamdulillah, 2 thn. Aksi kita selama ini tidak sia". Selanjutnya mari kita saling menghormati dan smg g ada ahok" berikutnya," tulis yang kontra Ahok.

"Mata sembab. Hari ini menghindari ketemu orang dulu. Gak semua orang ngerti kenapa kita bisa nangis karna pak Ahok," seorang netizen mengungkapkan kesedihannya mendengar vonis Ahok.

"Pelajaran berharga dari kasus Ahok : jangan sekali2 menyinggung agama lain," tulis pendapat seorang pengguna Twitter.

Saksikan video 20detik tentang Ahok di sini:



Ahok dinyatakan terbukti bersalah melakukan penodaan agama karena pernyataan soal Surat Al Maidah 51 saat berkunjung ke Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu.

"Menyatakan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terbukti secara sah dan meyakinkan, bersalah melakukan tindak pidana melakukan penodaan agama," kata Hakim Ketua Dwiarso Budi Santiarto membacakan amar putusan dalam sidang Ahok di auditorium Kementan. (fyk/fyk)
-
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed