Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Apa Fungsi Lubang Kecil di Jendela Pesawat?

Apa Fungsi Lubang Kecil di Jendela Pesawat?


Aisyah Kamaliah - detikInet

Ilustrasi Jendela Pesawat
Jendela pesawat. Foto: (iStock)
Jakarta -

Kalau kamu tim yang duduk di sebelah jendela di pesawat, kamu pasti sudah tak asing dengan lubang kecil di jendelanya. Sebenarnya, apa fungsi lubang kecil di jendela pesawat?

Lubang kecil di jendela pesawat disebut dengan breather hole atau bleed hole. Ada alasan mengapa lubang tersebut dinamakan demikian.

Ketika pesawat terbang pada ketinggian 35.000 kaki atau 10.600 meter di atas permukaan Bumi, tekanan udara di luar turun hingga sekitar 1,5 kilogram per inch persegi. Angka ini terlalu rendah bagi manusia untuk tetap sadar. Untuk menjaga keselamatan penumpang dan mencegah mereka pingsan, tekanan di dalam kabin dipertahankan secara artifisial sekitar 3,6 kilogram per inch persegi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Hal ini menciptakan tekanan fisik. Karena tekanan tinggi selalu mencari tekanan rendah, udara di dalam kabin terus menerus 'mendorong' dinding bagian dalam kabin. Jendela, yang lebih lemah daripada badan pesawat logam, merupakan titik rentan di mana tekanan dapat terkonsentrasi, sehingga para insinyur mendesainnya dengan trik khusus yang sederhana.

Bagaimana jendela pesawat mengatasi tekanan?

Untuk mengatasi masalah tekanan, jendela pada sebagian besar pesawat komersial dibuat dengan tiga lapisan resin sintetis yang kuat dan tebal. Hanya panel luar dan tengah yang benar-benar struktural, dirancang untuk menahan perubahan suhu ekstrem dan perbedaan tekanan yang besar antara kabin dan dunia luar.

Panel paling dalam (yang dapat kamu sentuh dari tempat duduk) berfungsi untuk melindungi dua panel lainnya dari goresan, kotoran, dan benturan yang disebabkan oleh penumpang. Pada dasarnya ini adalah penutup debu, dan tidak tertutup rapat seperti dua lapisan lainnya, sehingga udara dapat mengalir di sekitarnya.

Di sinilah lubang ventilasi berperan. Biasanya terletak di panel tengah, lubang ini fungsinya adalah untuk memungkinkan udara kabin mengalir ke celah kecil antara lapisan tengah dan luar. Ini memastikan tekanan kabin terutama ditempatkan pada panel luar, yang dirancang agar paling kuat. Jika panel luar mengalami kerusakan (yang sangat jarang terjadi) panel tengah masih cukup kokoh untuk mengambil alih tugas menahan tekanan.

Melansir IFLScience, lubang kecil ini juga membantu mengatur suhu di celah antara panel. Saat pesawat naik atau turun, pesawat mengalami perubahan suhu yang ekstrem. Jika kantong udara di antara panel tertutup rapat, ekspansi atau kontraksi termal udara yang terperangkap dapat menciptakan tekanan tambahan pada lapisan jendela.

Dengan memungkinkan sedikit udara merembes melalui lubang tersebut, tekanan di dalam celah dapat sedikit menyesuaikan diri dengan perubahan suhu, mengurangi risiko retak atau melengkung.

Ini juga berfungsi sebagai ventilasi mini yang memungkinkan uap air yang terperangkap di antara panel kaca untuk keluar, mencegah jendela berkabut atau membeku . Secara keseluruhan, lubang kecil ini ternyata sebuah solusi yang sangat sederhana namun sangat efektif.




(ask/ask)







Hide Ads