BERITA TERBARU
Senin, 10 Apr 2017 07:17 WIB

Bukan Macet atau Banjir Masalah Utama Jakarta

Agus Tri Haryanto - detikInet
Foto: Grandyos Zafna Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Kemacetan dan banjir masih menjadi masalah yang menghantui kota Jakarta. Tapi kedua hal tersebut bukanlah masalah utama yang dihadapi Ibu Kota di awal tahun ini.

Berdasarkan laporan warga yang masuk lewat aplikasi Qlue, macet dan banjir memang masih berada di 10 besar masalah Jakarta. Namun posisinya bukan berada di urutan teratas.

Adapun lima permasalahan utama Ibu Kota dalam tiga bulan terakhir meliputi sampah, parkir dan iklan liar, pelanggaran dan fasilitas umum. Sementara urutan 6 hingga 10 meliputi jalan rusak, pedagang kaki lima liar, macet, penerangan jalan dan banjir.

"Data yang kami rilis ini merupakan data yang didapatkan dari sistem Qlue sesuai dengan formula penilaian dari Jakarta Smart City," ujar Chief Marketing and Sales Qlue Indonesia Ivan Tigana dalam keterangan resmi yang diterima detikINET, Senin (10/4/2017).

Bukan Macet atau Banjir Masalah Utama JakartaFoto: Ketua RT 07/08 Cipulir coba aplikasi Qlue (Iqbal/detikcom)


Selain permasalahan tadi, Qlue turut pencatat presentase penanganan laporan yang dilakukan oleh pemerintah DKI Jakarta sepanjang kuartal pertama 2017. Data Qlue menunjukkan pemerintah telah menangani 94,8% laporan sampah, 87,1% laporan iklan liar, 83,3% laporan banjir, 71,3% laporan pelanggaran, 68% laporan kemacetan, 66,7% laporan fasilitas umum, 66,6% laporan penerangan jalan, 59,6% laporan parkir liar, 59% laporan jalan rusak, dan 44,3% laporan pedagang kaki lima liar.

Untuk diketahui aplikasi Qlue sering data pengaduan secara rutin tiap tiga bulan sekali. Selain bentuk pertanggungjawaban kepada pemerintah DKI Jakarta, data tersebut dapat digunakan masyarakat memantau, mengawasi, dan menilai kinerja aparat.

"Harapannya, adanya data ranking dapat dimaknai dengan baik oleh aparat pemerintah untuk meningkatkan pelayanan bagi warganya atau peningkatan pelayanan pihak swasta kepada pelanggannya. Lebih dari itu, ranking ini juga dapat dimaknai positif oleh masyarakat luas bahwa satu laporan melalui Qlue untuk membawa perubahan positif bagi Kota Jakarta," pungkas Ivan. (afr/afr)
-
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed