Melalui perusahaan teknologi luar angkasanya, Blue Origin, Bezos tengah mencari cara untuk menurunkan biaya perjalanan ke luar angkasa. Untuk itu, Bezos rela menjual saham Amazon sebesar USD 1 miliar.
Dikutip dari Phys.org, Jumat (7/4/2017), keuntungan penjualan saham e-commerce global itu nantinya akan dialihkan sebagai investasi wisata antariksa komersil Blue Origin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut pria berkepala pelontos ini, Blue Origin harus mendapat dukungan untuk menjadi perusahaan teknologi antariksa yang berdiri sendiri. Pasalnya di masa yang akan datang, sektor ini akan sangat menguntungkan.
Bezos adalah penggemar berat segala sesuatu yang berhubungan dengan luar angkasa. Itu adalah salah satu alasan mengapa dirinya mendirikan Blue Origin pada 2000 silam.
"Sangat penting bahwa Blue Origin harus berdiri di atas kaki sendiri. Karena ini usaha yang berkelanjutan yang menguntungkan. Itulah bagaimana proses nyata yang perlu direalisasikan," tutur dia.
Belum diketahui berapa tarif yang dipungut untuk wisata antariksa oleh Blue Origin. Sebelumnya, Virgin Galactic milik Richard Branson telah mematok kisaran untuk wisata antariksa di angka USD 250 ribu atau Rp 3,3 miliar per orang.
"Anda dapat melakukan penelitian dan survei apakah orang-orang ingin pergi ke luar angkasa. Tapi itu sulit diketahui. Kami benar-benar berusaha mencari tahu apa permintaan pelanggan. Untuk sekarang ini kita belum tahu tarifnya," tutup Bezos. (rns/rns)