Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Olahraga Bareng Max, Zuck Dikritik

Olahraga Bareng Max, Zuck Dikritik


Hestianingsih - detikInet

Foto: dok. Facebook
Jakarta - Momen ayah-anak selalu jadi hal menggemaskan untuk dilihat. Termasuk kebersamaan Mark Zuckerberg dan putrinya Maxima. Salah satu pria terkaya di dunia ini berbagi momen kebersamaan dirinya dengan sang putri saat berolahraga di akun Facebook pribadinya.

Mark mem-posting video dirinya yang sedang berolahraga di rumahnya, di kawasan Palo Alto, California, Amerika Serikat. Pria 32 tahun ini tidak sendiri, ada Maxima yang menemaninya di gym.

Dalam video tersebut, Mark tampak melakukan pull up dan sit up, mengenakan T-shirt abu-abu dan celana pendek hitam. Video pun menarik perhatian netizen karena Mark berolahraga sambil menggendong bayi 16 bulan itu. Maxima terlihat santai dan tenang, sementara sang ayah beraktivitas sambil menggendongnya di punggung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Olahraga Bareng Max, Zuck Dikritik Foto: dok. Facebook


"Setelah aku selesai dia langsung berteriak 'Lagi! Lagi!' Ini pelatih paling banyak mau yang pernah saya punya," tulis Mark pada keterangan video.


Banyak netizen memuji momen ayah-anak yang dipamerkan Mark. Sebagian jadi teringat pengalamannya sendiri saat mereka juga berolahraga bersama anak-anaknya. Ada pula yang menyebut Mark ayah yang keren.

"Kamu ayah yang keren Mark! haha. Putri kecilmu terlihat seperti mengajakmu melakukan pull up lagi. Video yang menggemaskan," tulis seorang netizen, seperti dikutip dari Daily Mail.

Sayangnya tak semuanya melihat postingan Mark sebagai hal yang positif. Tak sedikit netizen berpendapat kalau cara Mark menggendong Maxima tanpa alat penyangga kepala bisa berbahaya bagi si bayi.

Olahraga Bareng Max, Zuck Dikritik Foto: dok. Facebook


Ada yang secara halus menyarankan Mark untuk membeli penyangga leher untuk Max, ada pula yang mengritik kalau tindakan Mark justru akan berdampak serius pada putrinya.

"Kepala dan lehernya jadi memanjang dan kepalanya melonjak-lonjak itu tidak bagus bagi otak di dalam tengkoraknya. Kenapa dia tidak didudukkan saja di kursi atau playpen untuk menontonmu?" tulis seorang netizen di kolom komentar.

Sementara itu pengguna Facebook lainnya mengatakan seharusnya kepala sang bayi tidak mendongak ke belakang, karena bisa memicu terjadinya shaken baby syndrome, yakni trauma kepala yang menyebabkan pendarahan hingga pembengkakan pada otak bayi. (hst/rns)
TAGS







Hide Ads