BERITA TERBARU
Sabtu, 25 Feb 2017 13:07 WIB

d'Youthizen

Sedikit Mengintip Dapur Detikcom

Fino Yurio Kristo - detikInet
Foto: sip/detikcom Foto: sip/detikcom
Yogyakarta - Media digital memiliki berbagai macam peran. Sesuai UU Pers no 40 thn 1999, yaitu untuk memberikan informasi, untuk wadah hiburan, edukasi, dan juga kontrol sosial.

Demikian dikatakan oleh Pemimpin Redaksi Detikcom, Iin Yumiyanti di acara d'Youthizen yang berlangsung di hotel Grand Tjokro, Yogyakarta, dan berbondong-bondong dihadiri anak muda. Sebagai media online berpengaruh, Detikcom pun selalu berusaha menyuarakan hal-hal yang positif.

"Banyak idiom, bad news is news. Tahun ini kita fokus good news is news. Berita baik juga berita," sebutnya.

Misalnya menyoroti bagaimana kreatifnya anak muda Yogyakarta dalam melakukan kegiatan positif. Kemudian di Kendal, ada berita soal sedekah holic di mana setiap Jumat memberikan nasi ke pedagang pasar atau tukang becak. Menginformasikan berita yang positif pun jadi fokus Detikcom.

Lalu tak ketinggalan melakukan kontrol sosial. Misalnya saat terjadi kekerasan di kampus, maka langsung dikawal agar kasus semacam itu tidak terulang lagi. Kemudian dalam soal menangkal berita hoax yang belakangan banyak bertebaran, detikcom sudah punya rubrik hoax or not dengan melakukan investigasi berita yang tak jelas kebenaranya.

"Teman-teman di Jogja masih ingat soal dosen gaib? Dosen gaib bukan namanya gaib ya. Beritanya ramai menjadi urban legend. Kemudian detikcom mewawancarai humas dan ternyata itu hoax," demikian ia memberi contoh.

Detikcom juga selalu berupaya memberikan informasi yang cepat dan akurat. Dengan page views rata-rata 70 juta, Detikcom pun mengemban tanggung jawab besar dan memanfaatkan kekuatan yang dimilikinya untuk gerakan kebaikan.

Selain itu sebagai media, Detikcom juga menjunjung tinggi independensi. Di sisi lain, Detikcom berencana akan lebih banyak mengangkat berita menarik dari daerah seperti Yogyakarya.

"Di Yogya, banyak gerakan gerakan komunitas yang menasional. Kita ingin berita di Yogya akan kita bawa lebih banyak ke nasional. Mahasiswa di Yogya juga bisa magang di detikcom. Banyak anak magang di detikcom, ketika lulus jadi awak detikcom," tambah wanita yang akrab disapa Mbak Iin ini.

(sip/yud)
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed