Komputer pembaca pikiran ini membantu pasien untuk menjawab pertanyaan dengan jawaban ya dan tidak saja. Meski sesederhana itu namun dianggap sudah cukup membantu pasien ALS yang lumpuh untuk berkomunikasi.
Ya, meski mengalami kelumpuhan dan bahkan merasa terkunci di tubuhnya sendiri sehingga tidak bisa bergerak dan berbicara, namun pasien ALS masih bisa berpikir. Beberapa pasien memang ada yang masih bisa berkomunikasi dengan gerakan mata. Akan tetapi ada juga pasien yang tidak bisa menggerakkan matanya. Nah, pasien yang seperti inilah yang butuh bantuan komputer pembaca pikiran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akurasi alat ini mencapai 75%. Karena itulah pertanyaan dengan ya dan tidak perlu dilontarkan beberapa kali kepada pasien.
Dengan alat ini setidaknya diketahui apakah pasien merasa sakit atau menginginkan ada kunjungan keluarga. "Jika orang yang benar-benar terkunci dalam tubuhnya sendiri mampu berkomunikasi, maka bisa berinteraksi dengan dunia di sekitarnya," ucap Prof John Donoghue, Direktur Wyss Center. (vit/rns)