"UNBK Tahun 2017 ini 100 persen menggunakan perangkat komputer," kata Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Saiful Rahman di sela acara Pelatihan Internet Sehat dan Jurnalis Sehat untuk SMA/SMK se Surabaya di Auditorium Telkom Divisi V Jawa Timur, Jalan Ketintang, Surabaya, Senin (30/1/2017).
"Dengan diadakannya pelatihan internet sehat diharapkan dapat mempermudah para siswa untuk membiasakan diri mempergunakan komputer dalam menghadapi UNBK," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sudah saatnya semua mulai membangun kesadaran bahwa internet harus digunakan untuk kegiatan positif," kata Gus Ipul.
"Membangun kesadaran penggunaan internet dengan benar dan sehat harus kita lakukan sejak dini yakni, sejak anak mulai bersentuhan dengan dunia internet," terangnya.
Wagub mengingatkan, penggunaan internet memiliki nilai positif dan negatif. Untuk meminimalisir sisi negatif, diperlukan kesadaran dari personal masing-masing.
"Kita perlu saling belajar untuk menggunakan internet dengan bijak hingga kita arahkan agar bisa melihat sisi positifnya," tandasnya.
Sementara itu, Deputy EGM Telkom Divisi V Jawa Timur Djatmiko menerangkan jumlah siswa di Indonesia sebanyak 58 juta, sedangkan di Jawa Timur sekitar 4 juta. Katanya, dengan adanya pelatihan internet sehat diharapkan para siswa dapat menggunakan internet secara benar.
"Internet bagaikan pedang bermata dua. Artinya bila digunakan secara benar, akan bermanfaat. Tapi bila dilakukan tidak benar, akan merusak pemakai internet," jelasnya sambil menambahkan, pelatihan internet sehat ini akan dilakukan secara bertahap di seluruh Jawa Timur. (roi/fyk)