Seperti diberitakan sebelumnya, Trump melarang warga dari 7 negara yaitu Iran, Irak, Libya, Somalia, Sudan, Suriah dan Yaman untuk memasuki AS selama 90 hari, sebelum akan diberlakukan peraturan baru yang lebih ketat dalam proses pemberian visa.
Peraturan itu ternyata sudah diterapkan saat ini dan beberapa orang dari negara itu sudah kesulitan masuk AS. Beberapa dilarang masuk pesawat yang akan terbang di AS dan ada yang diinterogasi setibanya di bandara AS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Seperti diketahui, imigrasi mengeluarkan perintah untuk melarang warga negara asing yang lahir di atau berkewarganegaraan Iran, Irak, Libya, Somalia, Sudah, Suriah, dan Yaman masuk AS. Sekalipun Anda memegang dua kewarganegaraan, status tinggal permanen, atau visa bekerja di AS," tulis Galetti.
Menurutnya, sedari awal Amazon telah berkomitmen untuk membawa talenta dari berbagai penjuru dunia, yang membuat Amazon tumbuh besar. "Fokus kami adalah memastikan Anda semua mengetahui informasi yang diperlukan untuk membuat keputusan bepergian dalam beberapa hari ke depan," paparnya.
Memo yang pertama tertulis jika karyawan saat ini tinggal atau bekerja di AS dan masih berada di dalam negeri, disarankan untuk menahan diri bepergian ke luar AS sampai ada informasi lebih lanjut terkait kebijakan imgrasi terbaru.
Kemudian jika karyawan saat ini bekerja atau tinggal di AS (sebagai pemegang green card atau visa bekerja) tapi sedang bepergian ke luar, bisa menghubungi amazonimmigration@amazon.com. Pihak Amazon akan berkomunikasi dengan karyawan itu.
Terakhir, jika karyawan Amazon yang bekerja di negara lain (yang menjadi warga negara dari negara yang terdaftar) berencana untuk mengunjungi AS untuk bisnis atau personal, disarankan untuk membatalkannya.
Amazon sendiri bukan satu-satunya perusahaan teknologi yang panik dengan kebijakan Trump. Google misalnya, yang pekerjanya berasal dari banyak negara ini juga kalang kabut.
Google telah meminta sekitar 200 karyawannya yang sedang bepergian ke mancanegara untuk segera kembali ke AS. Dikhawatirkan mereka akan terkena dampak kebijakan baru Trump dan susah memasuki Negeri Paman Sam.
Simak video 20detik di bawah ini:
(mag/fyk)