Pai sudah bekerja di FCC sejak Mei 2012, ketika dinominasikan Barack Obama sebagai Komisioner Senior Partai Republik. Dia juga sudah lama bersentuhan dengan regulasi di industri telekomunikasi.
Antara lain, dia pernah menjadi pengacara Verizon Communications selama tiga tahun, dari 2001 sampai 2003. Saat itu dia menangani berbagai isu regulasi dan pembelaan di pengadilan dan menjadi penasihat hukum para eksekutif bisnis Verizon.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedikit ulasan mengenai net neutrality, ini adalah sebuah prinsip di mana semua website harus diperlakukan sama untuk diakses pengguna, apapun jenis websitenya. Ini berarti, konten dari semua penyedia konten bisa diakses dengan kecepatan dan kualitas yang sama.
Dengan terpilihnya Pai sebagai orang nomor satu di FCC, sikapnya yang menentang prinsip net neutrality dikhawatirkan nantinya akan berpengaruh pada semua kebijakan yang ditetapkan FCC, dan pada akhirnya berdampak pada era digital bagi semua warga AS.
"Saya segera bekerja dengan administrasi yang baru, rekan-rekan di Komisi, para anggota kongres dan publik AS untuk memberikan manfaat era digital bagi seluruh rakyat AS," janjinya seperti dikutip dari Engadget, Selasa (24/1/2017).
Janji ini tentunya tidak dengan mudah dipercaya publik AS. Sejumlah media AS menuliskan, terpilihnya Pai bisa membuat kinerja dan operasional bisnis di bawah pengawasan FCC akan menjadi lebih berat.
Situs teknologi lain seperti Gizmodo menuliskan, sikap Pai yang terang-terangan menentang prinsip net neutrality mengindikasikan bahwa dia nantinya akan bekerja membalikkan aturan ini saat menjabat sebagai chairman FCC. (rns/fyk)