Tampak di foto bersangkutan, jumlah massa pelantikan Obama jauh lebih besar dari saat Trump disumpah menjadi presiden Amerika Serikat. Foto yang kemudian banyak beredar di media maupun dunia maya ini membuat Trump meradang.
"Terlihat ada satu juta setengah orang," klaim Trump, menyatakan bahwa laporan beberapa media yang menyebut jumlah massa hanya sekitar 250 ribu orang adalah fitnah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Trump memang sudah berkali-kali berseteru dengan wartawan. Pernyataannya itu kemudian juga didukung oleh sekretaris media Gedung Putih, Sean Spicer. Ia kecewa karena foto perbandingan yang banyak ditayangkan itu dinilainya tidak benar.
"Ini adalah audiens terbesar yang pernah menyaksikan sebuah pelantikan, titik," sebut Sean yang dikutip detikINET dari BBC, dengan nada tidak senang.
"Upaya-upaya untuk memperkecil antusiasme tentang pelantikan tersebut adalah memalukan dan salah," tambah dia.
Selain foto tersebut, beberapa indikasi lain menunjukkan bahwa massa yang hadir memang lebih sedikit dibandingkan saat Obama dilantik. Pengelola kereta di Washington menyebut jumlah perjalanan lebih kecil dibandingkan masa Obama. Kemudian biro riset Nielsen menyatakan pemirsa televisi pelantikan Trump juga kalah banyak. (fyk/fyk)