Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Mark Zuckerberg Makin Menyebalkan?

Mark Zuckerberg Makin Menyebalkan?


Fino Yurio Kristo - detikInet

Foto: GettyImages/David Ramos
Jakarta - Mark Zuckerberg pada tahun 2014 lalu membeli tanah seluas 283 hektar di wilayah Kauai, Hawaii senilai USD 100 juta. Demi privasinya, pemilik dan CEO Facebook itu kini dikabarkan menggugat ratusan pemilik tanah di sekitar lahannya itu agar menjual tanah mereka padanya.

Ratusan pemilik tanah itu ada yang masih hidup atau sudah meninggal. Meski awalnya banyak dikecam dan dianggap menyebalkan, pihak Zuckerberg lalu berkilah bahwa proses hukum itu diperlukan agar pemilk tanah mendapat bagian uang pembelian yang sepantasnya.

Dikutip detikINET dari CBS, di Hawaii memang kadang kepemilikan tanah tidak jelas. Bahkan mungkin ada yang tidak menyadari bahwa ada tanah yang menjadi miliknya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Umum di Hawaii untuk memiliki tanah kecil di batas-batas tanah milik orang yang lebih besar dan kadang menjadi kabur siapa pemiliknya. Kadang pemiliknya bahkan tidak tahu," demikian pernyataan pihak Zuckerberg.

"Ini adalah proses untuk mengidentifikasi semua pemiliknya, dan memastikan jika ada pemilik ganda, setiap dari mereka akan mendapat bagian yang sepantasnya," lanjut mereka.

Zuckerberg belakangan memang semakin giat membelanjakan uangnya untuk properti sekaligus makin melindungi privasinya. Belum lama ini, dia membangun tembok di tanahnya di Hawaii itu yang sempat dikritik warga lokal karena menghalangi pandangan mereka ke laut.

Sebelumnya, para tetangga Zuckerberg di rumah utamanya di Palo Alto juga banyak mengeluh. Itu karena suara sangat berisik yang ditimbulkan dari renovasi rumah Zuck. (fyk/fyk)







Hide Ads
LIVE