Layanan ride sharing asal Malaysia ini menambahkan kemudahan isi ulang pada Grab Pay. Sejak diperkenalkan awal tahun lalu, top-up GrabPay hanya terbatas pada kartu kredit.
Kini dengan diperkenalkan fasilitas Grab Pay Credit, perusahan yang dikomandoi Anthony Tan ini menyediakan opsi top-up dengan berbagai cara. Pelanggan Grab dapat mengisi ulang lewat transfer dari sejumlah Bank maupun mini market.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: detikINET/Adi Fida Rahman |
Untuk melakukan top-up GrabPay Credits dapat dilakukan dengan opsi sebagai berikut:
Jaringan ATM berlogo Alto, Bersama, Prima, BCA, BNI, BRI, CIMB Niaga dan Bank Permata
Transfer BCA, BNI, BRI, CIMB Niaga dan Bank Permata
Rekening e-Money Doku Walet dan Mandiri eCash
Alfamart, Dan+Dab serta Lawsons
Adapun pecahan top-up yang tersedia mulai Rp 50 ribu, Rp 100 ribu hingga Rp 200 ribu. Sementara maksimum saldo yang dapat tersimpan Rp 1 juta.
"Untuk setiap top-up dikenakan biaya transfer bank dan administrasi mini market sebesar Rp 6.500," jelas Bernard Hossana, Country Product Manager Grab Indonesia di tempat yang sama.
Foto: detikINET/Adi Fida Rahman |
Lebih lanjut Bernard mengatakan GrabPay Credit baru hadir di Indonesia dan Singapura. Dalam waktu dekat layanan ini akan merambah di sejumlah negara di ASEAN di mana Grab hadir.
Hanya saja, top up yang dilakukan di sebuah negara, tidak dapat digunakan di negara lain. Tapi pengguna dapat melakukan top-up di negara tersebut dengan mata uang yang berlaku.
"Karena ada regulasi yang tidak memungkinan. Jadi bila pengguna men-top-up, misanya di Singapura, di aplikasinya akan ada dua mata uang, Rupiah dan dolar Singapura," jelas Bernard.
(afr/rou)
Foto: detikINET/Adi Fida Rahman
Foto: detikINET/Adi Fida Rahman