Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Snapchat Siap Melantai di Bursa Saham

Snapchat Siap Melantai di Bursa Saham


Rachmatunnisa - detikInet

Jakarta - Snap diam-diam sudah mendaftar initial public offering (IPO) alias penawaran saham perdana. Induk perusahaan Snapchat ini diperkirakan melakukan IPO di Maret 2017.

IPO Snapchat sangat dinantikan dan diprediksi bisa meraup USD 4 miliar atau sekitar Rp 53,5 triliun. Dikutip dari Bloomberg, Rabu (16/11/2016), perolehan ini akan meningkatkan valuasinya yang saat ini USD 25 miliar menjadi USD 53 miliar, atau bahkan lebih.

Dimintai komentar, juru bicara Snapchat belum mau buka-bukaan mengenai hal ini. Namun yang jelas, rencana IPO sebelumnya sudah disampaikan secara terbuka oleh CEO Snap Evan Spiegel. "Kami perlu melakukan IPO. Kami punya rencana untuk melakukannya," sebutnya beberapa waktu lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan performanya yang kuat, nilai IPO Snap tentunya akan tinggi. Awal tahun ini, Snap melaporkan 10 miliar view per hari dan valuasi perusahaannya adalah USD 20 miliar.

Pendapatannya hanya USD 60 juta di tahun lalu, namun pertumbuhannya terlihat menjanjikan. Snap berharap bisa meraup lebih dari USD 300 juta di tahun ini dan memproyeksikan pendapatan USD 1 miliar pada 2017 mendatang.

Perusahaan yang bermarkas di Venice Beach, Los Angeles, Amerika Serikat tersebut baru-baru ini juga sukses menarik perhatian dengan menjual kacamata pintar Spectacles. Dengan cara berjualan unik menggunakan vending machine, Snapchat berusaha meyakinkan publik bahwa mereka pun serius menggarap ranah wearable gadget.

Staf khusus yang dipekerjakannya untuk menangani IPO pun sudah mulai bekerja. Sumber lain menyebutkan, Snap mengincar IPO senilai Rp 324,5 miliar. (rns/yud)
TAGS





Hide Ads