Twitter Pertimbangkan Jual Vine

Twitter Pertimbangkan Jual Vine

Rachmatunnisa - detikInet
Selasa, 08 Nov 2016 10:34 WIB
Foto: Istimewa
Jakarta - Twitter beberapa waktu lalu memastikan akan segera menutup Vine. Belakangan, aplikasi video pendek ini dipertimbangkan untuk dijual.

Dikutip dari Ubergizmo, Selasa (8/11/2016), Twitter sedang menawarkan Vine ke sejumlah perusahaan lain yang kemungkinan tertarik untuk meneruskan hidup Vine, ketimbang dimatikan.

Memang bukan hal yang mudah menutup sebuah layanan. Vine, sama seperti Snapchat, YouTube, Instagram dan platform lainnya, telah menciptakan sejumlah komunitas sendiri di kalangan penggunanya, termasuk keberadaan selebritis Vine.

Belum diketahui, siapa pembeli potensial Vine. Yang jelas, Twitter sebagai pemilik layanan ini sudah mengajukan penawaran ke sejumlah perusahaan di Asia. Kabarnya, salah satu yang berminat adalah pembesut aplikasi messaging Line.

Vine pertama kali muncul Juni 2012, kemudian diakuisisi Twitter pada Oktober di tahun yang sama. Layanan ini sempat booming dengan jumlah pengguna mencapai 200 juta.

Viewer-nya sendiri tercatat berada di angka 100 juta orang tiap bulannya. Itu belum termasuk 1,5 miliar video yang juga di-upload per bulan.

Namun seiring berjalannya waktu, kejayaan Vine mulai memudar. Data terakhir menyebut pengguna Vine hanya tersisa di angka 10 juta, itu pun tidak terlalu aktif. Kondisi ini membuat Twitter memutuskan untuk menghentikannya. (rns/fyk)