Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Bekraf Gratiskan 1.000 Pendaftaran HKI Pengusaha Kreatif

Bekraf Gratiskan 1.000 Pendaftaran HKI Pengusaha Kreatif


Muhammad Alif Goenawan - detikInet

Kegiatan di markas startup Kibar. (Dok. Kibar Kreasi Indonesia)
Jakarta - Saat ini pertumbuhan pengusaha kreatif di Indonesia dinilai sangat pesat. Namun sayangnya, tak sedikit dari pada pelaku kreatif itu yang kurang sadar akan pentingnya Hak Kekayaan Intelektual (HKI).

Oleh karena itu, pemerintah melalui Badan Ekonomi Kreatif (Bekfraf) berinisiatif untuk memberikan fasilitas pendaftaran bagi 1.000 pengusaha kreatif untuk mendapatkan HKI secara gratis. Menurut Bekraf, langkah ini sebagai langkah nyata pengembangan ekonomi kreatif dalam bentuk perlindungan.

Pendaftaran pgroram 1.000 HKI sendiri sudah mulai sejak bulan April 2016 lalu. Menurut Deputi Infrastruktur Bekraf Hari Sungkari, saat ini pihaknya sudah memberikan sekitar 800 HKI kepada sejumlah pelaku kreatif nasional.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dari bulan April 2016 saat ini kami sudah memberikan 800 HKI dengan target 1.000 HKI hingga akhir tahun 2016. Paling banyak berasal dari sektor digital, seperti aplikasi dan game. Lalu ada juga kesenian, macam-macam lah," ujar Hari ketika ditemui detikINET di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Senin (25/7/2016).

Menurutnya, program 1.000 HKI ini merupakan salah satu program prioritas Bekraf untuk memberikan bantuan teknis dan finansial bagi 1.000 pengusaha ekonomi kreatif dan mikro untuk mendapatkan HKI agar terhindar dari pembajakan.

Dengan adanya perlindungan tadi, para pengusaha kreatif ini bisa meminimalisir masalah hukum dalam melakukan komersialisasi produk yang mereka ciptakan.

Pentingnya HKI ini pun coba diterangkan oleh Daniel Mananta, co-founder Damn I Love Indonesia. Menurutnya, memiliki HKI itu penting, sehingga jika ada yang coba membajak maka si pemilik produk bisa mengajukan gugatan hukum dengan santai.

"Penting banget. Ini kayak kejadian yang gue alami di Singapura, di mana di sana ada brand Damn I Love Singapore dan itu persis banget cuma beda Indonesia dengan Singapore saja. Tapi karena gue ada back up dari HKI, mereka pun akhirnya mengerti," tutur Daniel di acara The Big Start Indonesia.

Maka dari itu, Daniel juga menghimbau kepada pengusaha kreatif agar jangan ragu mendaftarkan produk atau usahanya, sehingga terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan. (mag/ash)
TAGS







Hide Ads