Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Begini Strategi Awal Mencetak Seribu Startup Digital

Begini Strategi Awal Mencetak Seribu Startup Digital


Achmad Rouzni Noor II - detikInet

Foto: detikINET/Achmad Rouzni Noor II
Jakarta - Gerakan nasional untuk mencetak seribu startup digital telah dimulai. Di tahun pertamanya, program ini akan menyasar 10 kota yang kemudian dibagi ke dalam beberapa tahap. Seperti apa strateginya?

"Tahap pertama akan dimulai di 10 kota besar di Indonesia dan dibagi atas beberapa tahap mulai September 2016 hingga Maret 2017 nanti," kata Chief Executive Kibar Yansen Kamto, di kantor Kemenkominfo, Jakarta, Jumat (17/6/2016).

Untuk melahirkan seribu startup digital ini, strategi yang dijalankan adalah dengan mentoring dan pembinaan intensif melalui tahapan-tahapan sistematis di 10 kota pertama yang memiliki infrastruktur serta fondasi digital yang kuat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Langkah pertama dimulai dari ignition, yaitu seminar untuk menanamkan pola pikir entrepreneurship, yang menargetkan 4.000 peserta setiap tahunnya," jelas Yansen yang kini akrab dipanggil dengan sapaan Bung Kamto tersebut.


Kemudian, dari peserta ignition tersebut akan dijaring 2.000 peserta yang layak untuk melanjutkan ke tahap workshop untuk diberikan pembekalan keahlian yang mereka butuhkan dalam membuat sebuah startup digital.

Berbekal ilmu dari workshop tersebut, seribu peserta akan melanjutkan ke tahap hackathon untuk menghasilkan prototipe produk dari ide solusi aplikasi. Setelah itu, 500 peserta akan memasuki tahap bootcamp, yang merupakan sesi mentoring mendalam untuk menyiapkan strategi peluncuran produk.

"Terakhir, 200 peserta terpilih akan diinkubasi selama kurang lebih tiga bulan di setiap kota per tahun, sehingga dalam lima tahun akan tercipta seribu startup digital," papar pria yang gemar bercelana pendek ini lebih lanjut.


Gerakan yang diinisiasi oleh Kibar ini ikut didukung penuh oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara serta Ketua Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf. Program ini juga merupakan kelanjutan dari visi Presiden Joko Widodo yang ingin menjadikan Indonesia sebagai The Digital Energy of Asia.

(rou/rou)
TAGS







Hide Ads