Rabu, 08 Jun 2016 19:48 WIB

Menkominfo: Memangnya Mau Google Diblokir?

Achmad Rouzni Noor II - detikInet
Foto: detikINET/Anggoro Suryo Jati Foto: detikINET/Anggoro Suryo Jati
Jakarta - Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara malah balik bertanya ketika dikonfirmasi soal kemungkinan diblokirnya semua akses terhadap layanan Google jika tak bisa memfilter konten pornografi.

"Saya tanya balik saja deh ke teman-teman, memangnya mau Google diblokir? Kalau tidak, ya nggak usah kita blokir," canda menteri yang akrab disapa Chief RA itu saat ditemui usai rapat dengan Komisi I DPR RI, Rabu (8/6/2016).

Seperti diketahui, ramai-ramai tentang wacana desakan pemblokiran Google meletup setelah Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) melalui Sekjen Muhammad Jafar Hafsah, menuding Google dan YouTube ikut menyebarkan konten pornografi.

Kabar tentang desakan Sekjen ICMI itu pun telah sampai ke telinga Rudiantara malam itu juga. Namun karena ia tak ingin memperkeruh suasana, menteri pun langsung mengontak Ketua ICMI, Jimly Asshiddiqie.

Dari perbincangan antara keduanya akhirnya disepakati bahwa desakan itu hanya permintaan sepihak, bukan atas nama institusi ICMI. Dari pembahasan itu pun disepakati dua hal.

"Pemerintah dan ICMI mempunyai pandangan yang sama. Kita concern dengan konten negatif, apalagi yang berkaitan dengan pornografi. Kita akan sama-sama mencari cara yang efisien dan efektif," kata Rudiantara menjelaskan poin pertama.

"Kedua, Indonesia tidak mungkin meniru negara lain, misalnya seperti China yang menutup Google sejak 10 tahun lalu. Kita sudah kebuka kayak gini. Guru-guru kalau ditanya muridnya saja sekarang cari jawabannya dulu ke Google, baru jawab ke muridnya," lanjut dia.

Kemudian terkait permintaan Wakil Ketua Komisi I DPR RI tentang penambahan personil polisi cyber, Rudiantara hanya menanggapi dengan santai. "Intinya sama saja kok dengan yang kita kerjakan sekarang," cetusnya.

Sementara masih di lingkup DPR, mantan Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Heru Nugroho, ikut berkomentar pedas tentang desakan Sekjen ICMI untuk menutup akses Google.

"Suruh turun saja sekjennya! Bagi para sepuh yang sudah nggak bisa lagi mengikuti perubahan peradaban manusia, termasuk perkembangan teknologi, suruh pensiun saja," ujarnya ketus saat ditemui detikINET di luar gedung Komisi I.

Menurutnya, kalau Sekjen ICMI itu tidak memahami perkembangan industri internet dan regulasinya, Heru menegaskan, "minimal jangan banyak bicara. Sudah waktunya untuk menikmati hidup dan menyaksikan karya yang sudah dia lakukan." (rou/asj)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed