"Sistem AI semacam ini sudah digunakan untuk melaporkan foto-foto yang dinilai negatif bagi komunitas pengguna Facebook. Jadi, sekarang kami selangkah lagi lebih maju untuk membuat Facebook sebagai tempat yang lebih aman," tulis Facebook.
Facebook berencana membenamkan DeepText di layanannya, untuk menganalisis ribuan postingan per detik dalam 20 bahasa berbeda. Semua ini akan dikerjakan DeepText dengan tingkat kecerdasan dan akurasi yang diklaim nyaris menyamai manusia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti dikutip dari Engadget, Kamis (2/6/2016), ini dilakukan agar Facebook bisa memberikan saran dan opsi bantuan lain -- termasuk menampilkan konten dan iklan -- yang sesuai dengan profil pengguna.
Contohnya, ketika seseorang memposting status yang mengatakan perlu tumpangan atau perlu dijemput saat akan pergi ke suatu tempat, Facebook akan menyarankan layanan Uber atau Lyft melalui integrasi Messenger. (rns/ash)