Si korban adalah mahasiswi University of Kansas berusia 20 tahun. Ia diculik pada 12 April, dan baru dikembalikan ke asramanya pada 18 April, dengan sejumlah luka-luka. Kedua matanya hitam lebam dengan pembuluh darah yang pecah di sekitarnya, termasuk tubuh yang memar-memar.
Penculiknya adalah pria bernama Shane Steven Allen, saat ini sudah berada di tangan pihak berwajib, dengan uang tebusan sebesar USD 100 ribu. Allen akan menghadapi dua buah tuduhan, yaitu penculikan dan empat pasal kekerasan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara penculikan dilakukan untuk menunggu lebam di wajah si korban sembuh. Allen kemudian mengembalikan si korban ke asramanya setelah ia berjanji tak akan melaporkan kejadian itu ke polisi, demikian dikutip detikINET dari Engadget, Jumat (13/5/2016). Kasus ini membuat polisi mengingatkan agar orang berhati hati kala menggunakan layanan kencan online dan bertemu orang yang baru dikenal. (asj/fyk)