Pertengahan tahun lalu, Eduardo bikin berita karena memutuskan mengakhiri masa lajangnya. Bulan Juni 2015, ia menikahi wanita Indonesia bernama Elaine Andriejanssen. Upacara dan pesta pernikahan dilangsungkan lumayan meriah di Prancis.
Eduardo yang sudah tinggal di Singapura sejak tahun 2009 ini belakangan banyak menginvestasikan uang ke startup yang dinilai potensial. Salah satunya startup e-commerce asal Indonesia, Orami. Ia juga menanam dana di beberapa startup Singapura.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat tiba di Singapura 7 tahun lalu, Saverin yang jarang mau membicarakan kehidupan pribadinya ini sebenarnya hanya ingin tinggal sementara. Namun ia malah ketagihan dan akhirnya melepas kewarganegaraan AS di tahun 2011 dan menjadi warga Singapura.
![]() |
Pasar di Asia Tenggara menurutnya sangat besar dan terus tumbuh. Dia menilai industri potensial di kawasan ini adalah di bidang kesehatan, logistik, e-commerce sampai asuransi. Dalam melakukan investasi ke startup, ia selalu berpikiran global.
"Dunia menjadi semakin global dalam hal inovasi teknologi. Kamu sebagai investor, tidak bisa lagi mengisolasi diri di satu kota atau satu negara. Sangat penting untuk memiliki perspektif global," sebutnya.
Saverin mengaku juga suka membimbing siapapun. "Aku tidak akan berinvestasi kecuali bisa membantu para entrepreneur. Memberikan mentoring adalah apa yang bisa kulakukan," sebutnya.
Miliuner muda ini pun mengutarakan nasehat bagi para entrepreneur, berdasarkan pengalamannya yang segudang termasuk ketika masih berada di Facebook. Terutama pentingnya mendengarkan konsumen dan terus fokus.
"Etos kunci kami adalah mendengarkan konsumen, yang membuat kami fokus tanpa lelah. Jika kamu fokus mendengar konsumen dan menggunakan teknologimu untuk itu, kamu akan mencapai sesuatu. Sebagai entrepreneur, kamu harus fokus, meninggalkan sesuatu yang mungkin tak berhasil dan beradaptasi dengan cepat," tuturnya. (fyk/ash)
