Bermain hoverboard memang menyenangkan, asalkan tahu tempat dan waktu. Aksi pendeta asal Filipina ini misalnya. Niatnya menggunakan hoverboard saat memimpin Misa Natal mungkin baik, hanya saja belum tentu bisa diterima semua pihak.
Seperti yang bisa Anda saksikan melalui video di bawah, terlihat sang pastur wara-wiri di dalam gereja sembari memimpin jemaat menyanyikan lagu Natal dengan menggunakan hoverboard. Meski sebagian komentar di YouTube menyebut aksinya sebagai tindakan keren, Keuskupan Filipina nyatanya kurang senang dengan aksi sang pastur.
Akibatnya, pastur yang tidak disebutkan namanya itu harus mendapat hukuman berupa skors. Hal ini dikonfirmasi langsung oleh Uskup San Pablo, Laguna, Filipina melalui sebuah postingan di Facebook. "Sebagai cara menyapa jemaat gereja, pastur menyanyikan lagu Natal sambil berkeliling menggunakan hoverboard. Itu salah," tulis Uskup dikutip detikINET dari The Guardian, Rabu (30/12/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menyadari perbuatannya, sang pastur pun meminta maaf. "Ini menjadi peringatan baginya. Ia mengaku perbuatannya dan berjanji tidak akan mengulang perbuatannya kembali,β tulis Uskup San Pablo.
(mag/ash)