Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Cerita Menarik Pilot Kala Pesawat Hadapi Turbulensi

Cerita Menarik Pilot Kala Pesawat Hadapi Turbulensi


Fino Yurio Kristo - detikInet

Ilustrasi (gettyimages)
Jakarta -

Apa yang dilakukan pilot di kokpit saat turbulensi terjadi? Intinya adalah, mereka berupaya menjaga agar penerbangan pesawat tetap senyaman mungkin bagi para penumpang.

Dikutip detikINET dari DailyMail, Kamis (5/11/2015), pilot pertama-tama akan mengevaluasi level turbulensi dan berdasarkan tingkat berat atau tidaknya, akan memutuskan jalur terbaik pesawat yang dikendalikannya.

"Pilot akan memperlambat ke kecepatan yang didesain untuk turbulensi untuk mencegah kerusakan pada badan pesawat. Kecepatan ini mendekati kecepatan pesawat yang normal sehingga mungkin penumpang tidak menyadarinya," ucap kapten Patrick Smith dari maskapai British Airways.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami juga bisa meminta terbang lebih tinggi atau lebih rendah atau rute berbeda. Mungkin Anda membayangkan pilot berkeringat dan memegang kemudi erat-erat saat turbulensi. Tapi tidak seperti itu. Kami tidak melawan monster. Bahkan ada autopilot dengan mode di situasi turbulensi," jelas Smith.

Menurutnya, pilot akan menggunakan semua alat yang tersedia untuk mendeteksi dan jika mungkin menghindari turbulensi, termasuk bicara pada pilot pesawat lain atau lapor pada Air Traffic Control (ATC). Sehingga bisa mengubah arah atau mempertinggi pesawat agar penerbangan lebih nyaman.

"Bagi penumpang, cara teraman untuk menghindari cedera adalah memastikan selalu memakai sabuk pengaman jika lampunya menyala," tambahnya.

Dijelaskannya kalau semua tipe turbulensi dan yang menyebabkannya sudah dipahami oleh para pilot. Jadi penumpang tidak perlu cemas. "Setiap hari aku pergi kerja, aku selalu mengetahui ada turbulensi, sama seperti ada guncangan kalau mengendarai mobil di jalan," pungkas Smith.

(fyk/ash)







Hide Ads