Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Kecolongan, Sopir Uber Diisi Pelaku Kriminal

Kecolongan, Sopir Uber Diisi Pelaku Kriminal


Yudhianto - detikInet

(ilustrasi/gettyimages)
Jakarta - Hadirnya Uber sejatinya mampu memberi alternatif pilihan transportasi massal bagi penggunanya. Namun nyatanya layanan taksi digital ini juga menyimpan ancaman serius. Di Amerika Serikat, terungkap kalau beberapa pengemudi Uber ternyata adalah pelaku kriminal.

Informasi ini dibeberkan oleh jaksa wilayah kota San Fransisco dan Los Angeles. Kedua badan hukum ini mengatakan telah memegang daftar 25 pengemudi Uber yang ternyata memiliki background kriminal, beberapa di antaranya juga diketahui pakai SIM palsu.

Daftar tindakan kriminal yang dilakukan pun bermacam-macam, mulai dari penodongan, pelecehan seksual, sampai perampasan hak milik. Namun Uber tak tinggal diam, penyedia layanan transportasi ini dengan cepat merespon laporan itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

β€œSejauh ini pihak jaksa wilayah telah berbagi informasi yang cukup dengan kami untuk mengidentifikasi individu yang dimaksud, kami telah menghapus akses mereka ke Uber (sesuai gambaran yang diberikan),” ujar juru bicara Uber menanggapi laporannya, seperti detikINET kutip dari Recode, Kamis (20/8/1015).

Sayang sejauh ini belum ada informasi dari Uber apakah akan memperketat prosedur background check terhadap calon pengemudinya. Karena bukan tak mungkin bakal lebih banyak lagi pengemudi dengan background buruk yang berpotensi memanfaatkan layanan ini untuk menjalankan aksi jahatnya.

(yud/fyk)





Hide Ads