Dilansir Reuters, Rabu (19/8/2015), Uber akan meningkatkan tim keamanannya menjadi lebih dari 100 orang hingga akhir tahun 2015. Hal ini dilakukan untuk memperkuat keamanan data dari serangan dan peretasan.
Perusahaan yang kini bernilai USD 50 miliar ini akan mempekerjakan sekitar 25 orang karyawan tambahan. Namun Uber belum bersedia memberikan komentar apapun terkait informasi ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fungsinya adalah memastikan identitas pengemudi, apakah sudah terdaftar atau tidak. Pertimbangan opsi ini terkait dengan maraknya kasus kejahatan yang dilakukan oknum sopir taksi Uber.
Beberapa waktu lalu, terjadi pemerkosaan yang dialami penumpang taksi Uber di India. Kejadian tersebut telah mencoreng nama baik Uber dan membuat perusahaan asal Amerika Serikat ini memperketat keamanan.
(rns/ash)