Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Jerman Perketat Pembelian e-book Erotis

Jerman Perketat Pembelian e-book Erotis


Adi Fida Rahman - detikInet

Ilustrasi (gettyimages)
Jakarta - Meski menganut paham liberal, tidak serta merta media di Jerman bebas menampilkan konten dewasa. Pemerintah Jerman punya aturan ketat mengatur peredarannya. Bahkan buku digital atau e-book turut pula diatur.

Dikutip dari laman Independent, Sabtu (27/6/2015), pemerintah Jerman baru saja menetapkan peraturan waktu untuk pembelian e-book dewasa. Dimana pembelian hanya diperbolehkan pada pukul 10 malam hingga 6 pagi.

Meski e-book dewasa dibatasi waktu pembeliannya, hal tersebut tidak berlaku pada buku fisik. Buku-buku yang memiliki konten erotis dan kekerasan tetap bisa dijual di siang hari. Hanya saja, tidak diperbolehkan memajangnya di rak buku untuk menghindari pembaca di bawah umur melihatnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Terkait pembatasan ini, Asosisasi Penerbit dan Toko Buku Jerman melalui juru bicaranya Jessica Sanger mengatakan, aturan pembatasan waktu ini tidak menjamin e-book dewasa tidak dikonsumsi anak di bawah umur. Meski demikian pihak retailer siap mengikuti aturan yang telah ditetapkan pemerintah.

"Kami akan mempertimbangkan sejumlah cara untuk menerapkan aturan tersebut biar lebih efektif. Misalnya meminta pihak penerbit menetapkan apakah buku mereka mengandung konten dewasa. Sehingga dapat langsung ditempatkan ke bagian khusus yang tidak dapat diakses oleh anak-anak," ujar Jessica kepada BBC.

Untuk diketahui, pembatasan penayangan konten dewasa merupakan bagian dari Judgendmedienschutz-Staatsvertrag atau Youth Media Protection Act yang ditetapkan pada 2002 silam. Sebelumnya acara TV dan siaran radio telah diberlakukan hal yang sama. Dimana konten dewasa tidak boleh disiarakan pada siang hari, dan hanya diizinkan pada jam 10 malam ke atas.

(ash/ash)







Hide Ads