Dikutip detikINET dari IBTimes, Kamis (11/6/2015), layanan yang berjuluk Lost Virgin Cafe itu dioperasikan seorang pria yang mengaku bernama Masato. Diklaim kalau peminatnya cukup banyak sehingga masa tunggu bisa mencapai dua bulan.
Wanita yang berminat bisa langsung mendaftar di website tersebut dengan beberapa syarat. Misalnya sudah berusia di atas 30 tahun dan tidak punya penyakit apapaun. Dan ada biaya untuk menginap di hotel.
Masato yang mengaku bekerja sebagai konsultan website ini mengklaim sudah membantu 200 wanita yang ingin mengakhiri keperawanannya. Ia menggaransi layanannya dilakukan tanpa menimbulkan rasa sakit.
Di Jepang, memang banyak wanita ataupun pria yang lebih mementingkan karir daripada kehidupan rumah tangga atau berpacaran. Sehingga populasi kaum tua meningkat karena angka kelahiran bayi menurun.
Menurut data National Instiute of Population Jepang, diperkirakan pada saat ini sekitar seperempat pria Jepang usia 30 sampai 34 tahun masih perjaka. Naik 10% dari riset yang dilakukan pada tahun 1995.
(fyk/ash)