Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Foto Wanita Menstruasi di Instagram Jadi Polemik

Foto Wanita Menstruasi di Instagram Jadi Polemik


- detikInet

Jakarta -

Seorang seniman memajang foto kontroversial di Instagram, memperlihatkan wanita sedang tidur dan bagian belakang celananya kena noda menstruasi. Instagram langsung menghapus foto tersebut, tapi mereka malah diprotes ramai-ramai.

Adalah seniman asal Kanada bernama Rupi Kaur memposting foto wanita sedang datang bulan itu di Instagram. Sebenarnya foto itu tidak mengandung ketelanjangan, seks atau kekerasan. Tapi beberapa saat kemudian, Instagram memblokirnya.

Instagram beralasan postingan foto wanita menstruasi tidak sesuai dengan peraturan situs mereka. Akan tetapi, Instagram malah banyak dikritik dengan alasan apa yang dialami oleh sang gadis itu adalah hal natural.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rupi sendiri memajang foto itu sebagai bagian proyeknya untuk tugas kuliah. Yakni untuk menunjukkan perbedaan antara wanita yang dilecehkan dan wanita yang berada dalam kondisi alamiah mereka seperti sedang menstruasi.

Β 



Rupi mengutarakan kekecewaan karena foto itu dihapus tidak hanya sekali tapi dua kali. Pasalnya ia punya misi agar masyarakat tidak menganggap menstruasi sebagai hal yang tabu.

"Aku sering bertanya-tanya mengapa aku malu mengatakan pada orang-orang kalau aku sedang sakit karena periode datang bulan dan mungkin aku tidak bisa mengerjakan sesuatu seperti datang ke kantor," tuturnya.

Rupi juga merasa tidak ada yang salah dari foto tersebut. Terlebih menurutnya, banyak sekali foto di Instagram yang mengandung ketelanjangan atau melecehkan wanita tapi malah tidak diblokir.

"Terima kasih Instagram. Aku tidak akan minta maaf kepada masyarakat yang senang melihat tubuh wanita dengan celana dalam tapi mempermasalahkan dengan sedikit kebocoran itu. Halamanmu juga penuh dengan akun atau foto di mana wanita direndahkan," demikian kurang lebih protes Rupi.

Keputusan Instagram untuk memblokir foto itu memang menjadi polemik, tak sedikit yang setuju tapi banyak pula yang menentangnya. Rupi sendiri mendapatkan banyak dukungan di Facebook atau Twitter.

Barangkali karena tekanan publik, Instagram jadi goyah. Aplikasi yang dimiliki Facebook ini akhirnya meminta maaf dan mengizinkan Rupi memajang foto bersangkutan.

"Kami meminta maaf dengan sangat atas kesalahan kami di sini," kata juru bicara Instagram yang dikutip detikINET dari Metro, Senin (30/3/2015).

"Ketika kami menghapus konten tertentu yang dilaporkan oleh komunitas Instagram, kami tidak selalu benar dalam menanganinya dan kami salah telah menghapus foto itu. Setelah kami menyadarinya, kami memulihkan konten tersebut," paparnya.

(fyk/rou)





Hide Ads