Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Aplikasi Ini Bisa Bikin Gadget Anak Terkunci Saat Makan

Aplikasi Ini Bisa Bikin Gadget Anak Terkunci Saat Makan


- detikInet

Foto: Getty Images/IBN Live
Jakarta - Seperti para orang tua, anak-anak kini sulit lepas dar gadgetnya. Baik saat bersantai maupun saat makan bersama keluarga. Agar waktu makan bisa dinikmati bersama keluarga, aplikasi ini bisa mengunci sementara gadget mereka.

Aplikasi mobile bernama DinnerTime mengklaim dapat memberi solusi agar anak dan orang tua dapat saling berbicara saat waktu makan. Layanan aplikasi gratis ini bekerja dengan mengaktifkan fungsi DinnerTime sehingga segala aktifitas dalam perangkat gadget anak akan berhenti.

DinnerTime dapat menunjukkan pada anak berapa lama waktu yang mereka miliki untuk makan dan kemudian mengunci gadgetnya. Seluruh fitur dalam gadget tersebut tidak dapat diakses untuk sementara waktu, mulai dari aplikasi, koneksi internet, SMS, dan telepon.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketika Dinner mode diaktifkan, anak akan melihat pesan berbunyi: "Spend some quality time with your family. This device will be available in 44 minutes." Bila waktu habis, kunci akan terbuka dan gadget dapat dipakai kembali.

Aplikasi DinnerTime tersedia di Android dan iOS. Untuk mengaktifkan aplikasi, cukup dilakukan instalasi pada gadget orang tua seperti ponsel Android atau iPhone serta perangkat anak.

Dalam DinnerTime terdapat beberapa fitur utama yang bekerja dari ponsel orang tua kemudian tersambung ke perangkat anak. Fitur Dinner Time menghentikan aktifitas sampai 2 jam, Take a Break menghentikan aktifitas sampai 24 jam, sedangkan Bed Time dapat diatur waktu mulai dan berakhir yang menghentikan kegiatan dalam jangka waktu tersebut.

Aplikasi ini diciptakan Richard Sah dari perusahaan ZeroDesktop karena melihat ketiga anaknya seringkali konsentrasinya teralihkan oleh gadget.

"Saya melihat anak-anak menganggap teknologi itu adiktif dan mereka mudah terdistraksi dengan perangkatnya saat makan malam dan waktu tidur. Ini memberi saya ide untuk DinnerTime, karena saya ingin membuat sesuatu yang membantu anak-anak saya fokus pada aktifitas lain, dan kami dapat menikmati waktu berkualitas bersama-sama," jelas Richard Sah.

Young Song, CEO ZeroDesktop, mengatakan bahwa selama bertahun-tahun orang menyebut teknologi membuat anti-sosial namun keberadaan DinnerTime diharap dapat membuat perubahan.

Menurut sebuah studi terbaru, 89 persen anak usia 6-9 tahun aktif secara online. Hanya 14 persen anak usia 3-5 tahun dapat mengikat tali sepatu sendiri, dibanding 57 persen lainnya yang tahu cara mengoperasikan tablet.

(odi/rou)







Hide Ads