Akun yang sebenarnya sudah ada sejak lima tahun lalu itu berkicau, "Hello. Testing, 1, 2, 3. Planet Earth, are you there? One can only hope..."
Akun tersebut mempunyai tanda centang berwarna biru, yang artinya kepemilikan akun tersebut sudah diverifikasi oleh pihak Twitter sebagai akun publik figur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sayangnya, beberapa hari setelah kehebohan akun itu, Morrissey seperti dikutip dari The Verge, Selasa (20/5/2014) mengeluarkan pernyataan bahwa ia tidak mempunyai akun di media sosial manapun.
Pernyataan yang muncul di majalah True To You itu berbunyi:
I would like to stress that I do not have either a Twitter or a Facebook account. I gather that a Twitter account has been opened in my name - as 'It's Morrissey' - but it is NOT Morrissey. I do not know who has opened this recent Twitter account, but please be aware that it is bogus. That's, of course, if you should remotely care.
Untwitterably yours,
MORRISSEY
Setelah itu, Harvest Records yang merupakan label penyanyi berusia 54 tahun itu pun mengumumkan bahwa mereka telah mengambil alih dan menutup akun itu. Ini dilakukan untuk melindunginya dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
Ini bukan pertama kalinya Twitter salah memverifikasi akun. Sebelumnya, istri ketiga miliuner Rupert Murdoch, Wendi Deng, juga pernah menjadi korban kejadian serupa.
(rns/rns)