Adalah ProtonMail yang merupakan layanan email yang berbasis di Swiss yang mengklaim tak bisa ditembus NSA. Dikembangkan oleh tim gabungan dari administrator MIT, Harvard, dan CERN (European Organization for Nuclear Research, ProtonMail pun dibekali keamanan berlapis.
ProtonMail yang dimulai pengembangannya sejak tahun 2013 ini memiliki konsep login otentifikasi ganda. Artinya tak seperti kebanyakan email yang hanya mengharuskan pengguna cukup sekali memasukan username dan password, pada ProtonMail pengguna wajib melakukannya 2 kali dan dengan password yang berbeda.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menariknya lagi, seperti detikINET kutip Phone Arena, Senin (19/5/2014), ProtonMail juga menyodorkan fitur self-destruct message dimana email yang dikirimkan akan secara otomatis βmennghancurkan diriβ beberapa waktu kemudian setelah dibaca penerima.
ProtonMail sendiri kini sudah memasuki tahap beta public dan kedepannya akan ditawarkan secara gratis dengan batasan 100 MB atau maksimal 500 email per bulan untuk tiap akun.
(yud/rou)