Menkominfo Tifatul Sembiring menyatakan Indonesia harus siap berkompetisi dengan negara-negara lain di dunia, khususnya dalam bidang Teknologi Informasi (TI). Pasalnya kompetisi kian ketat dan bangsa lain terus berinovasi, contohnya saja Korea Selatan.
"Contohnya saja Korea Selatan itu berhasil memberi influence pada dunia teknologi dan juga culture. Samsung itu contohnya, luar biasa," kata Tifatul saat membuka acara ICT Expo di Jakarta Convention Center, Rabu (14/5/2014).
"SuJu atau Gangnam style itu kan berhasil mendunia. Mereka berhasil menjual brand dan style dan akhirnya mendapatkan keuntungan dari situ," tambah Tifatul.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Potensi industri TI di Indonesia pun semakin kinclong. Tifatul menyatakan, perputaran uang di bisnis TI Indonesia sudah hampir menembus angka 500 triliun per tahunnya. Gairah masyarakat Indonesia pada industri TI semakin terlihat jika menilik tingginya angka adopsi ponsel.
"Menurut data ATSI, sudah ada 270 juta nomor yang beredar di Indonesia, artinya melebihi jumlah penduduk. Di Jakarta, setiap orang rata-rata memegang 1,8 ponsel. Artinya setiap orang Jakarta rata-rata memegang dua ponsel," sebut Tifatul.
Tifatul mengingatkan agar bangsa Indonesia kreatif dan inovatif di bidang ICT. "Bangsa ini harus kreatif di bidang ICT yang merupakan brain industry, industri otak. Harus produktif juga agar sejahtera," tuturnya.
(fyk/ash)