Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Google & Samsung Desak China Soal Akuisisi Nokia

Google & Samsung Desak China Soal Akuisisi Nokia


- detikInet

(ilustrasi/detikinet)
Jakarta - Google dan Samsung meminta pemerintah China memastikan bahwa akuisisi Nokia oleh Microsoft tidak akan menimbulkan biaya lisensi lebih tinggi pada paten yang masih tersisa di perusahaan asal Finlandia tersebut.

Keduanya bergabung dengan sederet perusahaan asal China seperti Huawei dan ZTE, menyoroti bertambahnya amunisi Microsoft di pasar smartphone. Para perusahaan ini meminta agar pihak berwenang China menciptakan kondisi pasar yang adil.

Permintaan ini, seperti dikutip dari Reuters, Rabu (5/3/2014), tampaknya akan disetujui, mengingat Kementerian Perdagangan China tidak mengizinkan praktik monopoli pasar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sistem operasi Windows Phone sendiri diklaim sukses di China. Pangsa pasarnya pernah tercatat melampaui iOS pada 2012 silam. Microsoft mengklaim pangsa pasar Windows Phone di China kala itu telah mencapai 7%, dipicu dengan kehadiran handset Nokia Lumia di sana. Sedangkan market share iPhone di kisaran 6%.

Meski demikian, Android masih menjadi penguasa pasar di China. OS besutan Google ini agaknya masih sulit dikejar. Porsi pasarnya mencapai sekitar 66%.

Microsoft dalam menjajakan Windows Phone, bermitra dengan sejumlah pabrikan. Mereka di antaranya Samsung, HTC, ZTE dan LG.

Dengan akuisisi Nokia oleh Microsoft, muncul kekhawatiran Nokia menjadi anak emas. Hal ini juga yang nantinya bisa berpengaruh pada pasar smartphone di China.

(rns/ash)







Hide Ads