Foxconn Technology Group, pabrik perakitan gadget terbesar di dunia, mengerahkan 'pasukan' yang dimilikinya untuk memproduksi iPhone terbaru.
Tambahan pekerja ini direkrut dari pabrik Foxconn di Zhengzhou, China Timur. Mengutip sumber yang menolak disebutkan namanya, penambahan para pekerja yang akan merakit iPhone baru tersebut merupakan permintaan Apple untuk menggenjot kapasitas.
Dilansir Bloomberg, Selasa (16/4/2013), iPhone terbaru diperkirakan akan membantu meningkatkan harga saham Apple. Penjualan perusahaan yang dipimpin Tim Cook ini tercatat berada di titik paling lambatnya sejak 2009 untuk periode tiga bulan yang berakhir 31 Maret.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(rns/ash)