Aksi ini dilakukan oleh unit yang bearada di bawah naungan pemerintah Irlandia. Dilansir dari Silicon Republic, Sabtu (15/12/2012), salah satu alasan mereka berpaling dari piranti besutan RIM tersebut adalah keharusan untuk membayar BlackBerry Enterprise Server.
Adapun di lain sisi, mereka mengatakan bahwa hal serupa tidak dibutuhkan saat memakai iPhone atau piranti berbasis Android.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kabar mengenai tak lagi dipakainya BlackBerry seperti ini bukanlah hal baru. Sebelumnya, aksi serupa juga sudah dilakukan oleh lembaga General Service Administration (GSA) di Amerika Serikat di mana mereka 'selingkuh' dari BlackBerry dan memilih iPhone dan Android untuk pegawainya. Begitupun dengan maskapai penerbangan besar di Australia, Qantas.
(sha/sha)