Menurut Ketua Umum APJII Sammy Pangerapan, pertumbuhan itu akan didorong oleh penambahan spektrum 3G operator seluler, perkembangan teknologi 4G baik Wimax maupun LTE, serta pengembangan akses internet lewat fiber optik ke rumah-rumah alias FTTH (fiber to the home).
"Bagi kami para penyelenggara internet, peluang untuk memasarkan akses masih terbuka lebar karena penetrasi pasarnya baru 24,3%," papar Sammy dalam acara APJII Internet Outlook 2013 di Hotel Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta, Rabu (12/12/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Namun tantangannya, demand untuk akses data yang berkualitas akan lebih tinggi dan tuntutan privacy yang lebih terjaga semakin besar. Masalah security juga jadi isu menarik. Dengan pertumbuhan pengguna, kita juga butuh IP lebih banyak. Kita sendiri sudah mulai migrasi dari IPv4 ke IPv6," kata Sammy.
Proyeksi pertumbuhan pelanggan internet yang dipaparkan APJII mungkin masih bisa bertambah lebih besar lagi jika mengingat pertumbuhan pesat pengguna data dari segmen telekomunikasi seluler dan fixed wireless access (FWA).
Tercatat pada pertengahan 2012, pelanggan data Telkomsel 40 juta (kini 54 juta), Indosat 31,2 juta, XL Axiata 27,9 juta, Axis Telekom Indonesia 4,25 juta, dan Hutchison CP Telecom 4 juta. Belum lagi dari Smartfren, Telkom Flexi, dan Bakrie Telecom.
(rou/ash)