Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Foto Profile di Jejaring Sosial Itu Penting, Lho..

Foto Profile di Jejaring Sosial Itu Penting, Lho..


- detikInet

Contoh foto profile (ist)
Jakarta - Beda situs jejaring beda pula aturan tak tertulisnya untuk sebuah foto profile. Bagi sebagian orang, mungkin pemilihan foto terlihat sepele. Namun jangan salah, foto diri kurang lebih mencerminkan karakter kita.

Apalagi, jika Anda posisinya sedang dalam mencari pekerjaan, foto profile bisa melahirkan kesan tertentu bagi pihak HRD atau head hunter. Ya, mengingat sekarang banyak yang menilik akun situs jejaring sosial sebagai salah satu pertimbangan dalam menerima karyawan, agaknya memilih foto profile jangan lagi dianggap main-main.

Twitter

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Twitter memberikan foto profile persegi berukuran 128 x 128 piksel di halaman profil user. Namun saat disajikan di stream, foto profile terlihat mini dengan ukuran hanya 48 x 48 piksel.

Menurut DigitalTrends, jika foto ingin terlihat menonjol, lakukan foto sederhana namun dengan latar belakang yang 'kuat'. Jika tidak percaya diri dengan foto close-up, kreatif lah mencari angle lain.

Jika memungkinkan, gunakan cahaya natural. Temukan area dimana cahaya yang ada dengan lembut menimpa Anda agar kontrasnya tidak terlalu keras. Menambahkan obyek pada foto profile Twitter memang sah-sah saja, namun mengingat ukuran foto yang akan terlihat kecil, lebih baik bermainlah dengan warna saja.

Agar foto tidak terlihat biasa dan datar, gunakan aksesoris di pakaian dengan warna yang menonjol. Pilihan berbagai filter di aplikasi foto mungkin juga bisa membantu.

LinkedIn

Situs untuk profesional ini lebih serius dibanding Twitter, karena banyak yang memakainya untuk kepentingan bisnis atau pekerjaan. Oleh karena itu, usahakan menampilkan diri Anda sesuai portofolio dan jangan sampai menyajikan foto profile yang bisa membuat pihak HRD ilfil.

Resolusi foto di LinkedIn sendiri lebih besar dibanding Twitter, yakni 150 x 150 piksel sehingga Anda mendapatkan 'ruang' yang lebih lapang.

Satu lagi, LinkedIn bisa dikatakan sebagai resume virtual. Jadi kalau bisa, pakai kamera yang baik agar kualitas foto terjaga. Hal penting lainnya adalah, hindari memakai foto 'berjamaah' alias foto grup agar tidak membingungkan HRD atau head hunter.

Facebook

Tentu saja memilih foto profile di Facebook bebas-bebas saja. Namun jika Anda sedang dalam posisi mencari pekerjaan, sebaiknya menampilkan foto profile yang tidak mengundang kontroversi atau memunculkan image negatif.

Asyiknya Facebook, situs ini memungkinkan penggunanya mengubah thumbnail ikon profile agar pas di porsi foto. Jadi foto yang memakai aturan rule of thirds bisa terlihat menarik di sini.

(sha/rou)







Hide Ads