Berdasarkan penelusuran Detikcom, Supriatna (44) menggunakan akun @Bonar_UKK_IPB. Dalam biodatanya, dia tercatat sebagai anggota unit keamanan kampus IPB dan sudah bertugas selama 20 tahun.
Sebelum peristiwa nahas terjadi hari ini, Supriatna sudah memperingatkan para warga IPB soal maraknya pencurian motor di kampus. Beberapa di antaranya dia tweet berulang-ulang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"menjelang sore.. hati-hati parkir motor anda. curanmor selalu mengincar,' tulisnya pada 25 April 2012.
"setiap saat pelaku curanmor mengawasi kita, menanti saat lengah, maka jgn ksih kesempatan bt mereka, tetaplah koordinasi dgn petugas UKK," pesannya pada 24 April.
"pelaku pencurian nyaru seperti mahasiswa/i" tulisnya pada 24 April.
Supriatna dan rekannya Suhardi tewas ditembak maling motor di Masjid Al-Hurriyah di Kampus IPB, Darmaga, Bogor. Penembakan ini tejadi sesaat sebelum salat Jumat berlangsung. Dua pelaku beraksi dengan menggunakan motor Vario hitam. Mereka kabur setelah menembakkan peluru panas, gagal membawa pergi motor incaran.
(mad/rns)