Baru menjabat sebagai CEO Yahoo selama 4 bulan, Scott Thompson lengser terkait skandal pemalsuan gelar sarjana ilmu komputer. Posisinya digantikan oleh CEO sementara, Ross Levinsohn.
Levinsohn bergabung ke Yahoo pada bulan November 2010. Dia pernah menjalankan unit bisnis Fox milik News Corp. Levinsohn dikenal sebagai orang media karena juga pernah bekerja di CBS dan HBO.
Sebelum ditunjuk sebagai CEO sementara Yahoo, posisi terakhir Levinsohn adalah Executive Vice President Yahoo regional Amerika. Dia sebelumnya sudah disebut-sebut kandidat kuat CEO Yahoo menggantikan Carol Bratz, namun dewan pimpinan Yahoo lebih memilih Thompson.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia sangat dihormati di Silicon Valley, Hollywood dan Madison Avenue," kata Jason Hirschorn, mantan eksekutif MTV yang detikINET kutip dari Business Insider, Senin (14/5/2012).
Dia memegang gelar Bachelor of Arts in Communications dari American University. Belum jelas apakah nantinya dia akan jadi CEO Yahoo permanen, namun agaknya Levinsohn punya peluang besar. Memang sampai sejauh ini, belum menyeruak siapa saja yang berpeluang menjadi CEO Yahoo.
"Saya yakin dengan kekuatan besar dan nilai dari brand kita, dan relasi kita dengan para user dan mitra," tulisnya pada para karyawan Yahoo, sesaat setelah diangkat menjadi CEO sementara.
(fyk/ash)