Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Menanti 'Instagram' ala Lokal untuk Mendunia

Menanti 'Instagram' ala Lokal untuk Mendunia


Ardhi Suryadhi - detikInet

Inaicta 2012 (kominfo)
Jakarta -

Seringkali disebutkan bahwa developer aplikasi Indonesia tak kalah dengan asing. Mereka bisa menciptakan aplikasi menarik namun entah mengapa kadang sulit menembus pasar dunia.

Syukur-syukur dapat menjadi seperti Instagram. Mampu menjadi aplikasi populer hingga akhirnya dipinang raksasa jejaring sosial Facebook dengan harga selangit, mencapai USD 1 miliar atau sekitar Rp 9,1 triliun.

Ya, tentu saja, harapan yang digantungkan di sini adalah, developer Indonesia tidak dituntut untuk membuat aplikasi yang mirip dengan Instagram. Namun setidaknya, dapat populer seperti aplikasi buatan Kevin Systrom yang kini mendadak super kaya itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Harapan terhadap aplikasi karya lokal pun kembali muncul dalam gelaran Indonesia ICT Award (Inaicta) 2012. Ini merupakan ajang lomba karya cipta kreativitas dan inovasi di bidang TIK terbesar di Indonesia yang telah memasuki tahun penyelenggaraan ke-6.

Inaicta tidak hanya bisa diikuti oleh pengembang perseorangan, tapi juga bagi perusahaan-perusahaan lokal. Harapannya agar nantinya para pengembang dan perusahaan lokal dapat tumbuh semakin banyak dengan tingkat kualitas yang juga semakin tinggi sehingga dapat menjadi penopang daya saing ekonomi nasional.

Dengan mengusung tema Creativity Breaktrough, Inaicta 2012 berharap karya TIK anak bangsa mampu mendobrak pasar dalam negeri dan luar negeri dengan kualitas tingkat dunia serta kreativitas tanpa batas.

Kategori yang dilombakan dalam Inaicta 2012 antara lain:

Kategori Profesional:
e-Business: Enterprise, e-Business: SME, e-Government: Application, e-Inclusion, e-Learning, Security, Research and Development, Creative & Innovative New Media (Triple Play), Digital Entertainment, Startup Company.

Kategori Pelajar:
SD: Application, SMP: Application, SMA/K: Application, Perguruan Tinggi: Application, Perguruan Tinggi: Creative on New Media, Robot Aplikatif: SD – SMA/K, Robot Aplikatif: Perguruan Tinggi & Umum.

Pendaftaran lomba dibuka pada 28 Mei 2012 dan ditutup pada tanggal 2 Juli 2012.

A. Haryawirasma, Ketua Tim Pelaksana Inaicta 2012 menambahkan, respons masyarakat terhadap penyelenggaraan acara ini sangat tinggi dengan tiap tahun jumlah peserta semakin meningkat.

"Sebagai gambaran pada Inaicta 2011 ada 1.910 pendaftar dengan karya yang dijurikan sebanyak 905. Kami harapkan akan terjadi minimal 50% peningkatan dari sisi jumlah peserta maupun karya yang masuk untuk ikut bertanding di ajang Inaicta pada tahun ini," tukasnya dalam keterangan tertulis.

Riset dari ABI Research mencatat pada tahun 2011, ada 29 miliar aplikasi mobile yang diunduh di ponsel cerdas di seluruh dunia. Meningkat tinggi dari tahun 2010 yang hanya berjumlah 9 miliar unduhan.

Merujuk dari angka ABI research, dimana tahun 2011 ada 29 miliar aplikasi mobile yang diunduh dari ponsel cerdas dan bila pengembang di Indonesia dapat mengambil 0,5% atau sekitar 145 juta unduhan dan satu kali unduhan sekitar Rp 1.000, hal ini bisa menghasilkan Rp 145 miliar.

Nah, bagaimana developer Indonesia?

(ash/fyk)






Hide Ads