Dalam acara yang digelar Senin (30/1/2012) pukul 5.30 pm Est tersebut, sejumlah warga AS berkesempatan untuk ngobrol langsung dengan presiden mereka. Memang mereka cuma bisa bertatapan lewat layar monitor namun hal itu dilakukan secara real time. Sementara pertanyaan lain dipilih Google dari video favorit yang ada di YouTube.
Banyak isu yang dilontarkan dalam acara bincang-bincang santai tersebut. Mulai dari masalah pendidikan, lapangan pekerjaan, ekonomi, hingga terkait perayaan 20 tahun perkawinan Obama dan First Lady.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jennifer, salah satu warga AS asal Fort Worth, Texas yang berkesempatan hangout langsung dengan Obama berkeluh-kesah soal suaminya yang sulit mencari pekerjaan. Padahal ia seorang engineer.
Ia pun mempertanyakan kenapa Obama memperpanjang pemberlakukan visa H-1B yang memungkinkan perusahaan untuk merekrut tenaga asing untuk dipekerjakan di bidang-bidang khusus.
Menanggapi hal tersebut, Obama menyebut bahwa permintaan akan seorang engineer teknologi sejatinya begitu tinggi di Amerika. Terkait masalah yang dihadapi Jennifer, Obama berjanji akan mencari tahu lebih lanjut. Khususnya kenapa suami ibu dua anak itu menjadi sulit mendapatkan pekerjaan.
Sementara ketika ditanya perayaan apa yang akan dilakukan Obama dan sang istri -- Michelle -- untuk menyambut hari jadi perkawinan mereka yang ke-20 tahun, presiden AS ke-44 itu cuma tertawa.
"Saya tidak tahu weekend romantis apa yang akan kami dapatkan nanti," ujarnya, malu-malu.
Dalam diskusi tersebut Obama tidak harus susah-susah menyambangi kantor Google, melainkan tetap berada di Gedung Putih, tepatnya di Roosevelt Room.
Sebelum hangout di Google+, Obama sebelumnya juga diketahui telah menggelar diskusi terbuka dengan warganya via Facebook, Twitter, dan YouTube. Pun demikian tetap saja, ada kritik yang terlontar bahwa dalam acara ngobrol-ngobrol tersebut, presiden AS yang pernah tinggal di Jakarta itu beberapa kali menghindari pertanyaan-pertanyaan yang sensitif.
(ash/ash)