Singgah di Markas Besar Twitter

Oleh-oleh dari San Francisco

Singgah di Markas Besar Twitter

- detikInet
Selasa, 20 Sep 2011 16:25 WIB
San Francisco - Twitter mungkin sudah menjadi situs microblogging tersohor dengan jutaan pengguna setia. Lantas seperti apa suasana markas besar situs tersebut?

Twitter, diluncurkan mulai bulan Juli 2006 dengan konsep sederhana, yakni berbagai gambar dan tulisan yang dibatasi hanya 140 karakter. Tapi hingga kini situs tersebut berhasil memukau sedikitnya 200 juta pengguna yang setiap hari ngetweet.

Hingga kini Twitter memiliki beberapa kantor. detikINET yang kebetulan berada di San Francisco pun menyempatkan diri singgah markas besar situs tersebut yang terletak di 795 Folsom Street, Suite 600, California, Amerika Serikat.



Dari 'Sarang' Kecil, Muncul Kicauan yang Besar

Kantor pusat Twitter terletak di lantai 6 dalam gedung AT&T, tak terlihat satu pun logo Twitter di sekitar lokasi tersebut.

Setibanya ke lantai 6, tampak sebuah tulisan Twitter berwarna coklat menghiasi tombol lift, mengisyaratkan bahwa inilah markas besar situs tersebut.



Sekitar pukul 9 pagi waktu setempat, detikINET yang tiba di lokasi disapa hangat oleh para karyawan Twitter yang kala itu sedang ingin menyantap makan pagi yang sepertinya sudah disediakan oleh perusahaan ini.

"Saya akui Twitter adalah tempat yang nyaman untuk bekerja," pengakuan salah satu karyawan yang kebetulan berjumpa dengan detikINET.

Tak banyak yang bisa diungkapkan pada kunjungan detikINET kali ini. Sebab, pihak Twitter belum mengizinkan untuk mengambil gambar situasi di dalam kantor tersebut, melainkan hanya diperbolehkan di bagian lobi saja.



Di ruang tunggu para tamu, diperlihatkan beberapa penghargaan yang pernah didapat Twitter. Salah satunya Barack Obama yang mengungkapkan kebanggaannya terhadap kretivitas tim Twitter.



Selain itu, tak banyak pernak pernik yang menghiasi lokasi, sebagian besar dinding dibiarkan polos tanpa ada hiasan yang mencolok.

Well, walau tak semegah Google atau Facebook, tapi dari tempat sederhana inilah Twitter sukses menghasilkan jutaan kicauan yang menggema di seluruh dunia.




(eno/fyk)