Adalah National Museum of American History yang memamerkan barang-barang ini sebagai peringatan akan tragedi 9/11. Apabila sebelumnya museum ini ramai akan suara anak-anak sekolah, di pameran peringatan insiden tragis tersebut suasananya sungguh berbeda, lebih hening dan khusyu.
"Ini adalah pengalaman yang lain dari biasanya," ujar Direktur Museum Melinda Machado seperti yang dikutip detikINET dari PCWorld, Senin (12/9/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian ada juga ponsel flip Sony Ericsoon yang dimiliki oleh seorang bernama Bob Boyle. Dikatakan oleh Boyle bahwa ponsel tersebut 'menyelamatkan' hidupnya.
Diceritakan, ketika detik-detik menjelang kejadian, Boyle sebenarnya berada di area menara kembar, namun karena sinyal di ponselnya tidak bagus ia akhirnya menjauh dari lokasi dan hidupnya malah terselamatkan saat akhirnya WTC diledakkan.
Sebuah Blackberry juga turut dipamerkan di situ di mana ia digunakan oleh pengacara New York bernama Matthew Farley. Saat kejadian ia memakai pirantinya guna mengecek kondisi semua karyawannya yang berada di lantai menara utara (North Tower). Dilaporkan, semua pegawainya selamat.
Pameran bertajuk "Remembrance and Reflection" ini berakhir pada 11 September lalu namun bagi pengunjung yang masih ingin menyaksikannya, pameran tersebut akan dilanjutkan secara online.
(sdj/ash)