Namun sistem ini tidak memungkinkan film diunduh langsung ke smartphone. Dikutip detikINET dari TG Daily, Senin (25/7/2011), nantinya para pengguna perangkat Android terlebih dahulu harus membeli film produksi 20th Century Fox yang dikemas dalam keping Blu-ray.
Selanjutnya, mereka mendapat izin mengunduh copy digital film dari website 20th Century Fox ke komputer. Setelah itu, barulah mereka dapat memasukkan film tersebut ke smartphone atau tablet Android untuk dinikmati.
Layanan ini baru akan tersedia bagi pengguna perangkat Android di Amerika Serikat, Inggris, Prancis dan Jerman mulai Oktober tahun ini. Adapun film pertama yang disediakan 20th Century Fox yakni X-Men: First Class.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baru-baru ini, Google juga menambahkan eBooks dan layanan YouTube Movies terbaru untuk ponsel Android 2.2+. Layanan ini memungkinkan buku dan film dapat disewa secara langsung dari toko aplikasi. Android sebenarnya punya aplikasi Netflix. Sayangnya aplikasi ini hanya kompatibel pada 24 jenis perangkat.
Kurangnya dukungan layanan hiburan untuk Android jika dibandingkan dengan iPhone adalah karena ketiadaan perangkat playback dan copy-protection. Membeli Widevine, perusahaan manajemen hak cipta yang mempunyai teknologi untuk mengatas isu tersebut, sepertinya belum cukup membantu.
Namun yang jelas, langkah ini potensial mengantarkan Android bersaing lebih ketat dengan pangsa pasar entertainment mobile yang didominasi Apple.
(rns/ash)