CTIA menyatakan bahwa WHO mengeluarkan kesimpulan tersebut berdasarkan berbagai macam review dan tidak hanya terbatas pada ponsel saja. Sebelumnya, kesimpulan yang sama juga diterapkan pada kopi dan sayuran yang diawetkan.
Dalam pernyataannya, CTIA mengemukakan kalau klasifikasi WHO itu tidak berarti ponsel menyebabkan kanker. Sebab hanya terdapat bukti terbatas dari studi statistik tentang korelasi tersebut, yang mungkin juga disebabkan data yang bias dan tidak benar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Grup pakar terkait telah mengadakan pertemuan di Perancis selama 8 hari dan mencapai klasifikasi ponsel dapat menyebabkan kanker. Namun menurut CTIA, IARC tidak melakukan riset yang baru namun hanya mereview studi lama yang telah dipublikasikan.
Untuk memperkuat argumennya, CTIA juga menggarisbawahi bahwa US Federal Communications Commission menyimpulkan tidak ada bukti ilmiah yang membuktikan pemakaian ponsel bisa menimbulkan kanker.
Sedangkan lembaga US Food and Drug Administration menyatakan bahwa bukti bukti ilmiah memaparkan tidak ada kaitan antara ponsel dengan gangguan kesehatan. Demikian seperti dilansir AFP dan dikutip detikINET, Rabu (1/6/2011).
(fyk/wsh)