Adalah Sparkbuy -- situs paling gress milik Google tersebut. Situs ini rupanya mampu memikat Google lantaran dianggap dapat jadi sarana bagi pengguna ketika membandingkan harga dan fitur dari beragam gadget serta perangkat elektronik lainnya.
Sayang tidak disebutkan berapa nilai akuisisi tersebut. Perintis Sparkbuy pun enggan berkomentar. Hanya saja ketika membuka situs ini akan langsung tampil pengumuman pergantian pemilik tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para raksasa IT dunia belakangan memang tengah getol-getolnya mengambil langkah korporasi. Sebut saja nama Microsoft, Facebook, Zynga, dan tentunya Google. Mereka seakan tengah berburu perusahaan start-up yang potensial dan dapat diintegerasikan dengan layanan mereka.
Aksi korporasi yang cukup besar sebelumnya dilakukan Microsoft kala mencaplok Skype. Situs penyedia layanan video call tersebut ditebus dengan harga USD 8,5 miliar atau sekitar Rp 72 triliun.
(ash/rns)