Pengamatan detikcom, pengumuman kelulusan SMA/Sederajat di Samarinda, dilakukan tepat pukul 17.00 WITA. Petugas Teknologi Informasi (TI) SMA Negeri 1 Samarinda, seketika itu mengirimkan pesan singkat kelulusan ke ponsel siswanya yang berjumlah 357 siswa melalui nomor khusus.
"Kita manfaatkan Program Aplikasi Sekolah (PAS) dengan berbasis TI (Teknologi Informasi) untuk mengumumkan kelulusan. Tidak ada kerjasama dengan priovider selular tertentu," kata Kepala SMA Negeri 1 Samarinda Suardi, kepada detikcom di kantornya, Jl Bhayangkara, Samarinda.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Selain nomer siswa, nomer orang tua siswa, juga tersimpan di data base kami. Selain siswa, pesan singkat pengumuman kelulusan juga kami kirimkan ke orang tua siswa," ujar Suardi.
"Format sms yang kami kirimkan dari server berformat nama siswa dan status kelulusan, tertanda kepala sekolah. Informasi lengkap, silakan buka website," imbuh Suardi.
Dijelaskan Suardi, cara itu cukup efektif agar siswa terhindar dari aksi coret pakaian seragam, yang umumnya dilakukan siswa untuk merayakan kelulusan.
"Tahun ini, siswa kami kembali lulus 100 persen. Siswa kami SMA Negeri 1 juga menempati posisi 2, 3 dan 4 terbaik di Kaltim dengan klasifikasi A," sebut Suardi.
Pantauan detikcom, perayaan kelulusan secara umum di Samarinda, dilakukan dengan aksi coret pakaian seragam. Usai melakukan coret pakaian seragam, ratusan siswa melakukan konvoi kendaraan.
Informasi diperoleh detikcom dari Dinas Pendidikan Kalimantan Timur, tingkat kelulusan siswa SMA dan Sederajat tahun ini di Kalimantan Timur mencapai 98,61 persen dan prosentase ketidak lulusan 1,31 persen (194 siswa).
Jumlah 194 siswa yang tidak lulus itu disebabkan berbagai faktor yakni disebabkan menikah, meninggal dunia, hamil, menikah dan telah bekerja.
(fw/fw)