Untuk bisa dikunjungi, sebuah situs menggunakan Domain Name System (DNS), yakni sebuah sistem yang bertugas untuk mengarahkan nama domain ke alamat ip tertentu. Nah, konon Wikileaks menggunakan provider DNS gratisan, EveryDNS.net.
Kini pengguna internet tidak lagi bisa mengakses situs Wikileaks.org karena EveryDNS.net menganggap situs yang didirikan oleh Julian Assange itu telah menyalahi salah satu ketentuan yakni, setiap pengguna tidak diperkenankan menggangu pengguna lain dalam menikmati layanan yang sama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sehari sebelumnya, EveryDNS.net telah mengirimkan email pemberitahuan kepada penanggungjawab situs Wikileaks mengenai rencana pemutusan yang bakal dilakukan. Selain melalui email, penyedia DNS gratisan itu juga melemparkan peringatan melalui Twitter dan chating. (eno/eno)