Hasil itu didapat dari sebuah survei yang dilakukan oleh IT pollsters yang menyurvei 110 pengembang aplikasi dari kedua ponsel tadi. Keragaman aplikasi pada Apple App Store juga dilaporkan sebagai yang terbaik dengan perolehan angka 78 persen untuk tingkat kepuasan. Sementara sebanyak 99 persen pengembang menyatakan dirinya tidak akan berpaling dari gadget besutan Apple ini.
Namun seperti dikutip detikINET dari Macnn, Kamis (30/9/2010), bukan berarti Android kalah. Dalam survei tersebut juga ditemukan bahwa tingkat pertumbuhan aplikasi Android dinilai sebagai yang tercepat sehingga bisa saja menyamai bahkan mengalahkan aplikasi Apple kemudian hari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pasar Android makin menggigit setelah tidak adanya 'gatekeeping' oleh Google yang berarti para pengembang dapat segera mengaktifkan aplikasinya. Sayangnya dengan kemudahan itu justru makin banyak aplikasi yang berkualitas rendah dan otomatis membuat aplikasi yang bagus harus ditebus dengan biaya yang cukup tinggi melebihi harga aplikasi populer di App Store.
Para pengembang Android memang memuji dengan langkah Google dalam mempromosikan aplikasi, namun bergabung dengan App Store juga membuat para pengembang kesulitan menyediakan fitur yang mudah bagi pengguna. Secara keseluruhan dibanding dengan aplikasi pada Nokia, BlackBerry dan Microsoft, Android rupanya menduduki peringkat kedua di bawah Apple dalam hal kepuasan pengembang.
(feb/ash)