"Terus terang kami masih bingung. Kami baru dapat informasinya lima menit yang lalu," kata Meni dari bagian marketing, satu-satunya orang Nissin Wafers yang bisa dihubungi melalui nomor telepon kantor Nissin, Senin (14/6/2010).
Meni ketika dikonfirmasi mengakui bahwaΒ pihak Nissin Wafers memang menjadikan Facebook sebagai media promosinya. "Benar, kami memang punya akun Facebook untuk Nissin, tapi Twitter tidak," kata dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di kami tidak ada yang pernah mengupdate status itu. Kami sendiri bingung, siapa yang bisa tahu password kami," kata dia. "Untuk media promosi lewat Facebook, kami ada kerja sama dengan orang agency. Namun maaf, kami tidak bisa sebutkan. Ini masalah internal," kata dia.
Meni mengaku tak bisa memberi pernyataan lebih lanjut lagi karena akan mencari tahu dan mempelajari dulu pokok permasalahannya. "Tolong beri kami waktu," pintanya.
(rou/wsh)